Posted on

Mari Mengenal Faktur Pajak dan Fungsinya Bagi Bisnis Anda

Faktur Pajak

Salah satu hal penting yang perlu diketahui dan dipatuhi oleh setiap masyarakat di Indonesia adalah Pajak. Ya, Pajak adalah suatu beban yang dikenakan pada setiap masyarakat di Indonesia sebagai bentuk pemasukan bagi negara. Pajak ini juga bermacam macam jenisnya. Mulai dari pajak pribadi pun juga pajak pajak konsumsi dari sebuah perusahaan. Salah satu hal penting yang perlu diketahui bagi kalian para pelaku bisnis adalah faktur pajak dan apa sebenarnya fungsinya. Jelas saja ini sangat penitng karena ini juga akan berpengaruh terhadap jalannya kekuasaan kalian dalam kerajaan bisnis yang kalian sedang atau sudah kuasai dengan baik.

Faktur Pajak

Faktur pajak sendiri adalah sebuah bukti peunjutan pajak bagi pengusaha kena pajak (PKP) yang melakukan penyerahan barang kena pajak atau BKP atau pun juga bisa berupa Jasa Kena Pajak (JKP). Tentu saja dokumen bernama faktur pajak ini sangat penting bagi para pengusaha jika tidak ingin mengalami masalah masalah yang memusingkan di masa yang akan datang. Untuk mengetahui apa saja fungsi fungsi dari sebuah faktur pajak, kalian bisa membaca penjelasan sederhana di bawah ini.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, faktur pajak adalah sebuah dokumen yang sangat penting yang dibutuhkan oleh semua pelaku bisnis terutama PKP atau pengusaha kena pajak. Fungsi fungsi dari Faktur pajak antara lain adalah sebagai bukti pungutan pajak oleh pengusaha. Di awal sudah disinggung salah satu fungsi ini. faktur pajak ini bisa dibuat setelah seorang pengusaha atau pelaku bisinis yang masuk dalam kategori PKP menjual barang atau jasa yang masuk dalam kategori barang atau jasa yang kena pajak. Jelas saja tujuanya agar terhindar dari masalah masalah di masa yang akan datang.

Selain itu, faktur pajak juga digunakan sebagai bukti jika pengusaha adalah seorang yang taat hukum. Jelas saja karena pajak pajak yang dikenakan ini sudah diatur dalam perundang undangan yang sah di negara ini. jadi ketika terjadi pemeriksaan oleh pegawai pajak, pengusaha bisa membuktikannya jika ia patuh terhadap aturan. Faktur pajak sendiri dibagi menjadi 7 jenis.

Yang pertama adalah fatur pajak keluaran. Dokumen ini wajib dibuat jika mengeluarkan atau menjual barang kena pajak atau jasa kena pajak (mewah). Selanjutnya adalah Faktur kena pajak masukan. Dokumen ini wajib dibuat ketika pengusaha membel barang barang atau jasa yang kena pajak. Misal saja membeli barang barang keperluan perusahaan atau barang mentah untuk produksi. Di sini pengusaha wajib memiliki faturnya. Ada pula jenis jenis faktur pajak lainnya adalah faktur pajak pengganti. faktur pajak ini digunakan ketika ada kesalahan dalam pengisian faktur pajak sebelumnya.

Selanjutnya adalah faktur pajak gabungan. Ini adalah faktur pajak yang mencakup segala aktivitas penjualan barang atau jasa kena pajak dalam satu bulan. faktur pajak digunggung adalah berupa faktur pajak yang dibuat oleh pedagang eceran. Kemudian ada faktur pajak cacat adalah berupa faktur pajak yang tidak dilengkapi dengan benar. Yang terakhir adalah faktur pajak batal. Ini adalah dokumen yang salah dan harus dilakukan pembenaran atau perbaikan.

Tentu saja itu semua perlu kalian ketahui jika kalian adalah pelaku usaha atau pebisnis yang kena pajak. Jika kalian adalah pengusaha atau pebisnis yang perlu dukungan finansial untuk mengembangkan perusahaan kalian, maka bisa mengunjungi modalkita.com karena di sini kalian bisa mendapatkan pinjaman besar dengan bunga bersaing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *